Press "Enter" to skip to content

Stasi Nusa Tunggal Siap Gelar Tahbisan Imam SCJ, Ribuan Umat Katolik Akan Hadir

Share this:

Belitang III, OKU Timur — Umat Katolik di wilayah Kabupaten OKU Timur dan sekitarnya bersiap menyambut peristiwa iman yang istimewa: Tahbisan Imam Tarekat Hati Kudus Yesus (SCJ) yang akan dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026, pukul 09.30 WIB, bertempat di Gereja St. Pius X, Desa Nusa Tunggal.

Dalam perayaan tersebut, Diakon Fransiskus Dedy Saputra dari Stasi Nusa Maju akan ditahbiskan menjadi imam dengan moto tahbisan: “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu” (Yohanes 15:16). Tahbisan ini akan dipimpin oleh Uskup Tanjung Karang Mgr Vinsensius Setiawan Triatmojo selaku uskup penahbis.

Panitia memperkirakan sekitar 4.000 umat Katolik dari berbagai wilayah di OKU Timur akan hadir dalam perayaan ini. Selain itu, kurang lebih 170 imam yang berkarya di wilayah Keuskupan Agung Palembang dan sekitarnya juga para imam SCJ dijadwalkan turut ambil bagian dalam perayaan sakral tersebut.

Sebagai tuan rumah, Stasi St. Pius X Nusa Tunggal terus melakukan berbagai persiapan secara intensif. Semangat gotong royong tampak nyata melalui kegiatan kebersihan lingkungan, pemasangan tenda-tenda besar, penyediaan kursi, hingga penataan dekorasi gereja dan area sekitar.

Ketua Panitia, Thomas Edi Widodo, menyampaikan bahwa seluruh persiapan terus diupayakan maksimal untuk menyukseskan acara ini.
“Kami terus berupaya sebaik mungkin dalam mempersiapkan kegiatan ini. Ini adalah pertama kalinya kami Stasi St. Pius X Nusa Tunggal mendapat tanggung jawab besar seperti ini. Mohon doa dari semua pihak agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Pastor Kepala Paroki St. Maria Tak Bernoda Gumawang Rm. Amatus Sukadi SCJ mengapresiasi panitia yang dengan semangat mempersiapkan acara dengan baik.

“Saya sangat bersyukur dengan semangat umat Stasi Nusa Tunggal, apalagi saya juga mendengar bahwa ibu-ibu muslimat juga membantu, malah pak Kades juga turut ikut gotong-royong. Ini luar biasa…” ujar Romo Sukadi.

Sementara itu, dari sisi liturgi, Paulus Taryanto menjelaskan bahwa tahapan persiapan sudah memasuki tahap akhir.
“Hari ini, 27 April, kami melaksanakan gladi kotor. Besok akan dilanjutkan dengan gladi bersih agar seluruh rangkaian liturgi dapat berjalan dengan baik dan khidmat,” jelasnya.

Perayaan tahbisan imam ini akan menjadi momen penuh rahmat, tidak hanya bagi keluarga besar SCJ, tetapi juga bagi seluruh umat Katolik di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di OKU Timur. Selain sebagai peristiwa gerejawi, kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan umat dalam iman, pelayanan, dan persaudaraan.*costmust

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *