Batam, 1 Mei 2026, Direktur Stella Maris Batam RP. Ansensius Guntur CS (Romo Yance) menyampaikan apresiasi atas langkah Pemerintah Republik Indonesia yang menyatakan komitmen untuk meratifikasi ILO Convention No. 188. Momentum pengumuman ini bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional, yang diharapakan menjadi langkah keberpihakan negara terhadap perlindungan pekerja, khususnya Awak Kapal Perikanan (AKP).
Romo Yance menegaskan bahwa langkah ini merupakan kabar baik yang telah lama dinantikan oleh berbagai pihak, terutama organisasi yang selama ini mendampingi para pekerja sektor perikanan. Ia berharap pemerintah tidak berhenti pada komitmen semata, tetapi segera menindaklanjutinya dengan mengajukan proses ratifikasi secara resmi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia agar dapat menjadi produk hukum yang mengikat.
“Ratifikasi ini adalah langkah awal yang sangat penting, namun proses legislasi harus segera didorong agar perlindungan hukum bagi AKP benar-benar terwujud dan dapat dirasakan secara nyata di lapangan,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam seminar yang diselenggarakan Stella Maris Batam pada Desember 2025, organisasi ini secara tegas telah merekomendasikan kepada pemerintah agar segera meratifikasi Konvensi ILO C188. Rekomendasi tersebut lahir dari berbagai temuan lapangan terkait kondisi kerja AKP yang masih rentan terhadap eksploitasi, minim perlindungan, serta belum adanya standar kerja yang layak dan seragam.
“Berita ini menjadi sukacita bagi Stella Maris, karena ini adalah perjuangan panjang yang kami lakukan. Sebagai organisasi Gereja Katolik Internasional yang menampung berbagai pengaduan dan suara para AKP, kami melihat ini sebagai langkah maju dalam upaya perlindungan bagi mereka. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas komitmen ini,” tutup Romo Yance.*











Be First to Comment