Press "Enter" to skip to content

Soroti Isu Lingkungan Perkotaan, Pemuda Katolik Jakarta Timur dan Seksi Kepemudaan Paroki Cijantung Gelar Audiensi dengan Sudin Lingkungan Hidup

Share this:

JAKARTA TIMUR, 20 Mei 2026 — Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Jakarta Timur bersama Seksi Kepemudaan Paroki Cijantung menggelar audiensi dengan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Timur di Kantor Sudin LH Jakarta Timur, Rabu (20/5/2026).

Audiensi ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung nilai-nilai Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta Tahun 2026, khususnya terkait kepedulian terhadap keutuhan alam ciptaan sebagai tanggung jawab bersama umat dan masyarakat.

Krisis Sampah Jakarta: Bantargebang Overload & Urgensi Perubahan Sistem

Pertemuan ini menjadi sangat krusial mengingat Jakarta saat ini tengah menghadapi darurat tata kelola sampah. Selama bertahun-tahun, ibu kota sangat bergantung pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi. Namun, kini kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di titik kritis (overload).

Kondisi gunungan sampah yang terus meninggi memicu desakan kuat untuk segera menghentikan praktik open dumping (pembuangan terbuka tanpa pengolahan). Metode konvensional ini tidak hanya menghabiskan lahan, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi lingkungan sekitar, mulai dari pencemaran air tanah akibat air lindi hingga tingginya emisi gas metana yang mempercepat perubahan iklim. Berhentinya praktik open dumping memaksa wilayah perkotaan, termasuk Jakarta Timur, untuk segera beralih ke pengelolaan sampah mandiri berbasis komunitas dan teknologi reduksi sampah dari hulu.

Panggilan Moral Menjaga Bumi

Ketua Pemuda Katolik Jakarta Timur, Alexsandro Kevin Yunior, menegaskan bahwa persoalan lingkungan tidak hanya bersifat teknis dan struktural, tetapi juga menyangkut aspek moral, sosial, dan kemanusiaan.

“Keutuhan alam ciptaan merupakan panggilan bersama untuk menjaga bumi sebagai rumah bersama. Persoalan sampah dan kerusakan lingkungan harus menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat dan masa depan generasi mendatang,” ujar Kevin.

Pemuda Katolik Jakarta Timur menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Pemerintah Provinsi Jakarta. Pemuda Katolik siap mengawal dan mensosialisasikan upaya Gubernur DKI Jakarta yang telah mengeluarkan Instruksi Gubernur (InGub) Nomor 5 Tahun 2026 yang berfokus pada percepatan penanganan sampah perkotaan terintegrasi dan penguatan regulasi lingkungan di tingkat hilir hingga hulu.

Sinergi dan Kolaborasi Generasi Muda

Merespons hal tersebut, Kepala Seksi Peran Masyarakat Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Ali Yudho, mengapresiasi keterlibatan aktif organisasi kepemudaan dalam mendukung program pengelolaan lingkungan hidup. Menurutnya, peran generasi muda sangat sentral dalam membangun budaya hidup bersih di tengah meningkatnya tantangan lingkungan perkotaan.

“Jakarta Timur menghadapi tantangan serius terkait peningkatan volume sampah akibat tingginya aktivitas masyarakat dan pertumbuhan kawasan permukiman. Karena itu, dengan kondisi tempat pembuangan akhir yang kian terbatas, pendekatan edukasi dan partisipasi aktif masyarakat menjadi langkah mati yang harus diambil untuk menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan,” ungkap Ali Yudho.

Melalui audiensi ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk membangun kerja sama jangka panjang melalui program edukasi pemilahan sampah dari rumah, pelatihan pembuatan kompos, serta gerakan sosial lingkungan berbasis masyarakat.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Dewan Pembina Pemuda Katolik Komcab Jakarta Timur Beny Wijayanto, anggota Pemuda Katolik Komcab Jakarta Timur Agustinus, serta perwakilan dari Seksi Kepemudaan Paroki Cijantung. (Ben)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *